My style

My style

Sabtu, 11 Juli 2020

Kehidupan

  1. Nama yang paling umum digunakan di dunia adalah Mohammed.
  2. Dalam bahasa inggris, semua nama benua diawali dan diakhiri dengan huruf vokal yang sama.
  3. Otot terkuat yang ada di badan kita adalah lidah.
  4. Setiap orang di USA punya 2 kartu kredit!
  5. TYPEWRITER adalah kata terpanjang yang dapat diketik dalam satu baris tuts keyboard anda.
  6. Perempuan ngedip dua kali lebih banyak dari pada laki-laki.
  7. Menahan nafas tidak akan membuat kita mati.
  8. Setiap manusia tidak dapat menjilat siku tangannya sendiri.
  9. Kalau ada orang bilang “”Yarkhamukalloh” atau “bless you” setiap kali ada yang bersin karena memang setiap kali kita bersin, jantung kita berhenti satu milisecond.
  10. Secara fisik, setiap babi tidak bisa melihat ke langit.
  11. Ucapkan “sixth sick sheik’s sixth sheep’s sick” beberapa kali. Nanti kamu akan mahir berbahasa inggris!
  12. Bersin terlalu keras dapat mematahkan tulang iga, memutuskan p

Sabtu, 31 Maret 2012

HAL UNIK DALAM HIDUP

  1. Coca-Cola dulu berwarna hijau.
  2. Nama yang paling umum digunakan di dunia adalah Mohammed.
  3. Dalam bahasa inggris, semua nama benua diawali dan diakhiri dengan huruf vokal yang sama.
  4. Otot terkuat yang ada di badan kita adalah lidah.
  5. Setiap orang di USA punya 2 kartu kredit!
  6. TYPEWRITER adalah kata terpanjang yang dapat diketik dalam satu baris tuts keyboard anda.
  7. Perempuan ngedip dua kali lebih banyak dari pada laki-laki.
  8. Menahan nafas tidak akan membuat kita mati.
  9. Setiap manusia tidak dapat menjilat siku tangannya sendiri.
  10. Kalau ada orang bilang “”Yarkhamukalloh” atau “bless you” setiap kali ada yang bersin karena memang setiap kali kita bersin, jantung kita berhenti satu milisecond.
  11. Secara fisik, setiap babi tidak bisa melihat ke langit.
  12. Ucapkan “sixth sick sheik’s sixth sheep’s sick” beberapa kali. Nanti kamu akan mahir berbahasa inggris!
  13. Bersin terlalu keras dapat mematahkan tulang iga, memutuskan pembuluh darah di kepala atau leher dan mengakibatkan kematian.
  14. Setiap raja dalam kartu remi melambangkan raja-raja besar jaman dahulu kala: raja sekop – Raja Daud, raja kriting – Alexander Agung, raja hati – Raja Charlemagne, raja wajik – Julius Caesar.
  15. 111,111,111 x 111,111,111 = 12,345,678,987,654,321.
  16. Kalau ada patung orang naik kuda dan dua kaki depan kuda itu naik di udara, itu tandanya orang itu mati dalam perang.
  17. Kalau kaki kudanya cuma satu yang diangkat berarti orang itu cuma terluka dalam perang.
  18. Kalau semua kaki kudanya menjejak tanah, berarti orang itu meninggal karena sakit.
  19. Apa persamaan rompi anti peluru, printer laser, tangga darurat dan wiper mobil? Jawabannya: semua ditemukan oleh perempuan!
  20. Satu-satunya makanan yang tidak bisa busuk? Jawaban : madu.
  21. Buaya nggak bisa melet lidah.
  22. Siput bisa tidur selama 3 tahun.
  23. Semua beruang kutub KIDAL!
  24. American Airlines menghemat $40,000 tahun 1987 dengan cara mengurangi 1 buah olive dari setiap piring salad yang mereka sajikan untuk penumpang kelas 1.
  25. Indera perasa kupu-kupu ada di kaki.
  26. Gajah adalah satu-satunya hewan yang tidak bisa lompat.
  27. Selama 4000 tahun belakangan ini, jenis hewan yang dipelihara di rumah cuma itu-itu saja.
  28. Rata-rata manusia lebih takut pada laba-laba daripada kematian.
  29. Shakespeare menemukan kata : “assassination” dan “bump”.
  30. Dengan menggunakan cara mengetik 10 jari, STEWARDESSES adalah kata terpanjang yang bisa diketik hanya dengan jari-jari tangan kiri.
  31. Semut selalu jatuh ke kanan setiap kali disemprot cairan anti hama.
  32. Kursi listrik ditemukan oleh seorang dokter gigi.
  33. Jantung manusia dapat menyemprotkan darah sejauh 30 kaki.
  34. Dalam 18 bulan, 2 ekor tikus bisa punya lebih dari sejuta anak tikus!
  35. Memakai headphone selama satu jam dapat menstimulasi perkembangan bakteri dalam telinga sebanyak 700 kali lipat!
  36. Pemantik ditemukan sebelum korek api.
  37. Setiap lipstik mengandung sisik ikan.
  38. Seperti sidik jari, lidah manusia pun mempunyai kontur yang berbeda-beda.
  39. Dan akhirnya, 99% orang yang baca tulisan ini pasti mencoba menjilat siku tangannya.

Jumat, 30 Maret 2012

News

Lilin Seorang sarjana Australia Robbert Briggen, berpendapat bahwa manusia jaman prasejarah itu memiliki intelegensi yang lebih maju daripada ilmu pengetahuan yang kita miliki karena mereka memiliki lampu-lampu abadi.
“Pada bulan April 1485 mayat seorang gadis bangsawan dari zaman yunani kuno dikeluarkan dari tempat perkuburannya di “Appian Way”. Ketika para penyelidik memasuki tempat pemakamannya, mereka terkejut menemukan sebuah lampu yang menyala sejak 1.500 tahun yang lalu.
Pertanyaannya adalah dengan cara apa para nenek moyang kita membuat lampu yang bisa terus menyala hinga selama itu? Misteri itu masih tetap merupakan misteri yang pelik akan tetapi sejumlah ahli masuh terus berusaha untuk menyelesaikan masalah ini.
Beberapa orang diantara mereka seperti Briggen, mengemukakan pendapat bahwa tenaga yang digunakan untuk menyalakan lampu itu adalah sangat mungkin telah hilang dari permukaan bumi ini. Akan tetapi, tidak ada bukti yang menguatkan teori-teorinya itu. Orang pintar seperti apa yang membuat lampu yang tetap terus menyala hingga 1.500 tahun?

Sabtu, 10 Maret 2012

Spektroskopi infra merah( SPektro-IR)


Spektroskopi inframerah merupakan suatu metode yang mengamati interaksi molekul dengan radiasi elektromagnetik yang berada pada daerah panjang gelombang 0.75 – 1.000 µm atau pada bilangan gelombang 13.000 – 10 cm-1.
Source : moslemhytech.blogspot.com Metode spektroskopi inframerah merupakan suatu metode yang meliputi teknik serapan (absorption), teknik emisi (emission), teknik fluoresensi (fluorescence). Komponen medan listrik yang banyak berperan dalam spektroskopi umumnya hanya komponen medan listrik seperti dalam fenomena transmisi, pemantulan, pembiasan, dan penyerapan. Penemuan infra merah ditemukan pertama kali oleh William Herschel pada tahun 1800. Penelitian selanjutnya diteruskan oleh Young, Beer, Lambert dan Julius melakukan berbagai penelitian dengan menggunakan spektroskopi inframerah. Pada tahun 1892 Julius menemukan dan membuktikan adanya hubungan antara struktur molekul dengan inframerah dengan ditemukannya gugus metil dalam suatu molekul akan memberikan serapan karakteristik yang tidak dipengaruhi oleh susunan molekulnya. Penyerapan gelombang elektromagnetik dapat menyebabkan terjadinya eksitasi tingkat-tingkat energi dalam molekul. Dapat berupa eksitasi elektronik, vibrasi, atau rotasi. Rumus yang digunakan untuk menghitung besarnya energi yang diserap oleh ikatan pada gugus fungsi adalah:
  • E = h.ν = h.C /λ = h.C / v
  • E = energi yang diserap
  • h = tetapan Planck = 6,626 x 10-34 Joule.det
  • v = frekuensi
  • C = kecepatan cahaya = 2,998 x 108 m/det
  • λ = panjang gelombang
  • ν = bilangan gelombang
Berdasarkan pembagian daerah panjang gelombang (Tabel 1), sinar inframerah dibagi atas tiga daerah yaitu:
  • a. Daerah infra merah dekat
  • b. Daerah infra merah pertengahan
  • c. Daerah infra merah jauh
Tabel 1. Daerah panjang gelombang
Jenis Panjang gelombang Interaksi Bilangan gelombang
Sinar gamma < 10 nm Emisi Inti
sinar-X 0,01 - 100 A Ionisasi Atomik
Ultra ungu (UV) jauh 10-200 nm Transisi Elektronik
Ultra ungu (UV) dekat 200-400 nm Transisi Elektronik
sinar tampak (spektrum optik) 400-750 nm Transisi Elektronik 25.000 - 13.000 cm-1
Inframerah dekat 0,75 - 2,5 µm Interaksi Ikatan 13.000 - 4.000 cm-1
Inframerah pertengahan 2,5 - 50 µm Interaksi Ikatan 4.000 - 200 cm-1
Inframerah jauh 50 - 1.000 µm Interaksi Ikatan 200 - 10 cm-1
Gelombang mikro 0,1 - 100 cm serapan inti 10 - 0,01 cm-1
Gelombang radio 1 - 1.000 meter Serapan Inti
Dari pembagian daerah spektrum elektromagnetik tersebut di atas, daerah panjang gelombang yang digunakan pada alat spektroskopi inframerah adalah pada daerah inframerah pertengahan, yaitu pada panjang gelombang 2,5 – 50 µm atau pada bilangan gelombang 4.000 – 200 cm-1 . Daerah tersebut adalah cocok untuk perubahan energi vibrasi dalam molekul. Daerah inframerah yang jauh (400-10cm-1, berguna untuk molekul yang mengandung atom berat, seperti senyawa anorganik tetapi lebih memerlukan teknik khusus percobaan.
Metode Spektroskopi inframerah ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi suatu senyawa yang belum diketahui,karena spektrum yang dihasilkan spesifik untuk senyawa tersebut. Metode ini banyak digunakan karena:
  • a. Cepat dan relatif murah
  • b. Dapat digunakan untuk mengidentifikasi gugus fungsional dalam molekul (Tabel 2)
  • c. Spektrum inframerah yang dihasilkan oleh suatu senyawa adalah khas dan oleh karena itu dapat menyajikan sebuah fingerprint (sidik jari) untuk senyawa tersebut.
Tabel 2. Serapan Khas Beberapa Gugus fungsi
Gugus Jenis Senyawa Daerah Serapan (cm-1)
C-H alkana 2850-2960, 1350-1470
C-H alkena 3020-3080, 675-870
C-H aromatik 3000-3100, 675-870
C-H alkuna 3300
C=C alkena 1640-1680
C=C aromatik (cincin) 1500-1600
C-O alkohol, eter, asam karboksilat, ester 1080-1300
C=O aldehida, keton, asam karboksilat, ester 1690-1760
O-H alkohol, fenol(monomer) 3610-3640
O-H alkohol, fenol (ikatan H) 2000-3600 (lebar)
O-H asam karboksilat 3000-3600 (lebar)
N-H amina 3310-3500
C-N amina 1180-1360
-NO2 nitro 1515-1560, 1345-1385

Jenis Vibrasi Molekul

Ada dua jenis vibrasi yaitu:
  • 1. Vibrasi ulur (Stretching Vibration), yaitu vibrasi yang mengakibatkan perubahan panjang ikatan suatu ikatan
  • 2. Vibrasi tekuk (Bending Vibrations), yaitu vibrasi yang mengakibatkan perubahan sudut ikatan antara dua ikatan
Vibrasi tekuk itu sendiri dibagi lagi menjadi empat:
  • 1. Scissoring
  • 2. Rocking
  • 3. Wagging
  • 4. Twisting
Symmetrical
stretching
Antisymmetrical
stretching
Scissoring Rocking Wagging Twisting
Symmetrical stretching.gif Asymmetrical stretching.gif Scissoring.gif Modo rotacao.gif Wagging.gif Twisting.gif
Jumlah jenis vibrasi normal, diperlukan 3 koordinat untuk menentukan satu posisi dalam ruang. Untuk N titik (atau N atom) dihasilkan 3N derajat kebebasan. Pergerakan molekul melibatkan : translasi, rotasi, dan vibrasi. Vibrasi untuk Molekul tak linier adalah
  • 1. Perlu 3 derajat kebebasan untuk translasi
  • 2. Perlu 3 derajat kebebasan untuk rotasi
Jadi tersisa (3N – 6) kemungkinan jenis vibrasi
Vibrasi untuk Molekul linier
  • 1. Perlu 3 derajat kebebasan untuk translasi
  • 2. Perlu 2 derajat kebebasan untuk rotasi (rotasi pada sumbu ikatan tak mungkin)
Jadi tersisa (3N – 5) kemungkinan jenis vibrasi
Contoh : Tentukan vibrasi untuk molekul CO2 Jawab karena CO2 termasuk molekul linier maka vibrasi Penggunaan dan Aplikasi
Spektroskopi inframerah biasanya digunakan untuk penelitian dan digunakan dalam industri yang sederhana dengan teknik yang sederhana dan untuk mengontrol kualitas. Alat spektroskopi inframerah cukup kecil dan mudah dibawa kemana-mana dan kapanpun dapat digunakan. Dengan meningkatnya teknologi komputer memberikan hasil yang lebih baik. Spektroskopi inframerah mempunyai ketepatan yang tinggi pada aplikasi kimia organik dan anorganik. Spektroskopi inframerah juga sukses kegunaannya dalam semikonduktor mikroelektronik[1]: untuk contoh, spektroskopi inframerah dapat digunakan untu semikonduktor seperti Efek isotop
Isotop yang berbeda memberikan bilangan gelombang yang berbeda pada spektroskopi inframerah. Seperti contoh frekuensi regangan O-O memberikan nilai 832 dan 788 cm -1 untuk ν(16O-16O) dan ν(18O-18O) melalui hubungan O-O sebagai sebuah spring, bilangan gelombang,ν dapat dihitung:
\nu = \frac{1}{2 \pi} \sqrt{\frac{k}{\mu}}
dimana k nilai konstan untuk ikatan, dan μ massa tereduksi untuk sistem A-B
\mu = \frac{m_A m_B}{m_A + m_B}
(m_i massa dari atom i).
Massa reduksi untuk 16O-16O dan 18O-18O dapat diperkirakan antara 8 dan 9. Sehingga
\frac{\nu_{^{16}O}}{\nu_{^{18}O}} = \sqrt{\frac{9}{8}} \approx \frac{832}{788}.

Daerah Identifikasi

Vibrasi yang digunakan untuk identifikasi adalah vibrasi tekuk, khususnya vibrasi rocking (goyangan), yaitu yang berada di daerah bilangan gelombang 2000 – 400 cm-1. Karena di daerah antara 4000 – 2000 cm-1 merupakan daerah yang khusus yang berguna untuk identifkasi gugus fungsional. Daerah ini menunjukkan absorbsi yang disebabkan oleh vibrasi regangan. Sedangkan daerah antara 2000 – 400 cm-1 seringkali sangat rumit, karena vibrasi regangan maupun bengkokan mengakibatkan absorbsi pada daerah tersebut. Dalam daerah 2000 – 400 cm-1 tiap senyawa organik mempunyai absorbsi yang unik, sehingga daerah tersebut sering juga disebut sebagai daerah sidik jari (fingerprint region). Meskipun pada daerah 4000 – 2000 cm-1 menunjukkan absorbsi yang sama, pada daerah 2000 – 400 cm-1 juga harus menunjukkan pola yang sama sehingga dapat disimpulkan bahwa dua senyawa adalah sama.

Persiapan Sampel

Ada berbagai tehnik untuk persiapan sampel, bergantung pada bentuk fisik sampel yang akan dianalisis.
Jika zat yang akan dianalisis berbentuk padat, maka ada dua metode untuk persiapan sampel ini, yaitu melibatkan penggunaan Nujol mull atau pelet KBr.
    • 1. Nujol Mull
Cara persiapan sampel dengan menggunakan Nujol Mull yaitu: Sampel digerus dengan mortar dan pestle agar diperoleh bubuk yang halus. Dalam jumlah yang sedikit bubuk tersebut dicampur dengan Nujol agar terbentuk pasta, kemudian beberapa tetes pasta ini ditempatkan antara dua plat sodium klorida(NaCl) (plat ini tidak mengabsorbsi inframerah pada wilayah tersebut). Kemudian plat ditempatkan dalam tempat sampel pada alat spektroskopi inframerah untuk dianalisis.
    • 2. Pelet KBr
Sedikit sampel padat (kira-kira 1 - 2 mg), kemudian ditambahkan bubuk KBr murni (kira-kira 200 mg) dan diaduk hingga rata. Campuran ini kemudian ditempatkan dalam cetakan dan ditekan dengan menggunakan alat tekanan mekanik. Tekanan ini dipertahankan beberapa menit, kemudian sampel (pelet KBr yang terbentuk) diambil dan kemudian ditempatkan dalam tempat sampel pada alat spektroskopi inframerah untuk dianalisis.
Bentuk ini adalah paling sederhana dan metode yang paling umum pada persiapan sampel. Setetes sampel ditempatkan antara dua plat KBr atau plat NaCl untuk membuat film tipis. Kemudian plat ditempatkan dalam tempat sampel alat spektroskopi inframerah untuk dianalisis.
Untuk menghasilkan sebuah spektrum inframerah pada gas, dibutuhkan sebuah sel silinder/tabung gas dengan jendela pada setiap akhir pada sebuah material yang tidak aktif inframerah seperti KBr, NaCl atau CaF2. Sel biasanya mempunyai inlet dan outlet dengan keran untuk mengaktifkan sel agar memudahkan pengisian dengan gas yang akan dianalisis.[2]

Penafsiran Spektrum Inframerah

Untuk penafsiran spektrum inframerah tidak ada aturan kaku, namun syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi sebagai upaya untuk menafsirkan suatu spektrum adalah
  • 1. Spektrum harus terselesaikan dan intensitas cukup memadai
  • 2. Spektrum diperoleh dari senyawa murni
  • 3. Spektrofotometer harus dikalibrasi sehingga pita yang teramati sesuai dengan frekuensi atau panjang gelombangnya. Kalibrasi dapat dilakukan dengan menggunakan standar yang dapat diandalkan, seperti polistirena film.
  • 4. Metode persiapan sampel harus ditentukan. Jika dalam bentuk larutan, maka konsentrasi larutan dan ketebalan sel harus ditunjukkan.[3] 
  •  
  •  
  • Spektrofotometri Infra Merah


    Berkas radiasi elektromagnetikSpektrofotometri Infra Red atau Infra Merah merupakan suatu metode yang mengamati interaksi molekul dengan radiasi elektromagnetik yang berada pada daerah panjang gelombang 0,75 – 1.000 µm atau pada Bilangan Gelombang 13.000 – 10 cm-1. Radiasi elektromagnetik dikemukakan pertama kali oleh James Clark Maxwell, yang menyatakan bahwa cahaya secara fisis merupakan gelombang elektromagnetik, artinya mempunyai vektor listrik dan vektor magnetik yang keduanya saling tegak lurus dengan arah rambatan.
    Gambaran berkas radiasi elektromagnetik diperlihatkan pada Gambar 1 berikut :
    Berkas radiasi gelombang elektromagnetik
     

Kamis, 02 Februari 2012

PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI

PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI


PENGOLAHAN LIMBAH CAIR
Berkembangnya dan bertambahnya pusat industri di suatu negara di satu sisi menguntungkan manusia, tapi di sisi lain dapat menyebabkan suatu masalah yang sangat serius jika tidak ditanggulangi, salah satunya adalah masalah polusi. Setiap hari bahkan setiap detik, pabrik-pabrik memproduksi bahan polutan yang dapat mencemari lingkungan. Oleh sebab itu, diperlukan suatu instansi pengolahan limbah agar limbah-limbah tersebut tidak terlalu berbahaya jika disalurkan ke lingkungan.
Limbah adalah sisa dari suatu usaha dan/atau kegiatan manusia baik berupa padat, cair ataupun gas yang dipandang sudah tidak memiliki nilai ekonomis sehingga cenderung untuk dibuang. Limbah cair merupakan buangan cair yang sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi untuk jenis kegiatan penghasilnya. Kandungan dalam limbah cair tidak selalu harus berupa zat cair. Limbah cair dapat juga mengandung gas dan padatan, tapi biasanya dalam proporsi yang jauh lebih kecil daripada zat cair. Limbah cair industri merupakan limbah cair yang dihasilkan oleh berbagai kegiatan di suatu industri. Beberapa sumber penghasil limbah cair di dalam suatu industri adalah :
1. Proses produksi; misalnya pengecatan, pencucian bahan baku, pencampuran bahan kimia, dsb.
2. Kegiatan utilitas; misalnya ketel uap (boiler), menara pendingin (cooling tower), dsb.
3. Kegiatan domestik; misalnya pembersihan lantai, kantin industri, dsb.
Karakteristik limbah cair dari suatu industri umumnya lebih dipengaruhi oleh limbah cair dari proses produksi, di antaranya :
1. Penggunaan air,
2. Penggunaan bahan baku,
3. Penggunaan bahan pendukung,
4. Penggunaan energi.
Teknologi pengolahan air limbah adalah kunci utama untuk memelihara kelestarian lingkungan. Teknologi pengolahan air limbah yang dibangun harus dapat dioperasikan dan dipelihara oleh masyarakat setempat. Jadi teknologi pengolahan yang dipilih harus sesuai dengan kemampuan teknologi masyarakat yang bersangkutan. Berbagai teknik pengolahan air buangan untuk menyisihkan bahan polutannya telah dicoba dan dikembangkan selama ini. Teknik-teknik pengolahan air buangan yang telah dikembangkan tersebut secara umum terbagi menjadi 3 metode pengolahan, yaitu :
1. Pengolahan secara fisika (screening, grit removal, flotasi, sedimentasi)
2. Pengolahan secara kimia (koagulasi, flokulasi, klorinasi)
3. Pengolahan secara biologi (lagoon, oxidation ditch, trickling filter, activated sludge, Rotating Bio Contractor)
Gambar 1. Bar Screen Gambar 2. Grit Chamber Gambar 3. Oxidation Ditch
Kandungan limbah cair yang dibuang oleh beberapa industri memiliki parameter-parameter kunci yang berbeda, tergantung pada jenis kegiatan industrinya. Di bawah ini terdapat tabel yang memaparkan parameter kunci tersebut.
Tabel 1. Jenis Kegiatan dan Parameter Kunci Air limbah
No. Jenis Kegiatan Industri Parameter Kunci
1. Industri Soda Kostik COD, TSS, Raksa (Hg), Timbal (Pb); Tembaga (Cu); Seng (Zn), pH
2. Industri Pelapisan Logam (pelapisan Tembaga, Nikel, Galvanisasi Seng) TSS, Kadmium (Cd), Sianida (CN); Logam Total, Tembaga (Cu), Nikel (Ni), Krom Total (Cr); Krom Heksavalen (Cr+6)
3. Industri Penyamakan Kulit BOD5, COD, TSS, Sulfida (sebagai H2S); Krom Total (Cr); Minyak dan Lemak, Amonia Total, pH
4. Industri Minyak Sawit BOD5, COD, TSS, Minyak dan Lemak; Amonia Total (sebagai NH3-N); pH
5. Industri Pulp dan Kertas BOD5, COD; TSS; pH
6. Industri Karet BOD5, COD; TSS; Amonia Total (sebagai NH3-N); pH
7. Industri Gula BOD5; COD; TSS; Sulfida (sebagai H2S); pH
8. Industri Tapioka BOD5; COD; TSS; Sianida (CN); pH
9. Industri Tekstil BOD5; COD; TSS; Fenol Total; Krom Total (Cr); Minyak dan Lemak; pH
10. Industri Pupuk Urea BOD5; COD; TSS; Minyak dan Lemak; pH
11. Industri Mono Sodium Glutamate (MSG) BOD5; COD; TSS; pH
12. Industri Kayu Lapis BOD5; COD; TSS; Fenol Total; pH
13. Industri susu dan makanan yang terbuat dari susu BOD5; COD; TSS; pH
14. Industri Minuman Ringan BOD5; COD; TSS; Minyak dan Lemak; pH
15. Industri Sabun, Deterjen dan produk-produk Minyak Nabati BOD5; COD; TSS; Minyak dan Lemak; Fosfat (sebagai PO4); MBAS, pH
16. Industri Bir BOD5; COD; TSS; pH
17. Industri Baterai Kering COD; TSS; NH3-N Total; Minyak dan Lemak, Seng (Zn); Merkuri (Hg), Mangan (Mn), Krom (Cr); Nikel (Ni); pH
18. Industri Cat BOD5; TSS; Merkuri (Hg), Seng (Zn), Timbal (Pb); Tembaga (Cu); Krom Heksavalen (Cr+6); Titanium (Ti), Kadmium (Cd), Fenol; Minyak dan Lemak; pH
19. Industri Farmasi BOD5, COD, TSS, Total-N, Fenol, pH
20. Industri Pestisida BOD5, COD, TSS, Fenol, Total-CN, Tembaga (Cn), Krom Aktif Total, pH
21. Hotel BOD5, COD, TSS, pH
22. Kegiatan Rumah Sakit BOD5, COD, TSS, pH, Mikrobiologik (golongan koli); dapat ditambahkan radioaktivitas
23. Limbah Rumah Tangga (Domestik) BOD5, COD, TSS, pH, Deterjen, Mikrobiologik (golongan koli)
Parameter karakteristik limbah cair dapat dikelompokkan sebagai :
1. Parameter fisika, misalnya suhu, TSS (Total Suspended Solid), dan warna.
2. Parameter kimia, misalnya BOD5, COD, NH3, NO3, total N, PO4, pH, O&G, logam berat (Cu, Cr, Pb), anorganik terlarut (Ca, Mg, Fe, CN), dan pH.
3. Parameter biologi, misalnya total koliform.
Dissolved Oxygen (DO) adalah oksigen terlarut yang terkandung di dalam air. Oksigen ini berasal dari udara dan dari hasil fotosintesis tumbuhan air. Jika sungai menjadi tempat pembuangan limbah yang mengandung bahan organik, maka sebagian besar oksigen terlarut akan digunakan oleh bakteri aerob untuk mengoksidasi karbon dan nitrogen yang terkandung dalam bahan organik menjadi karbondioksida dan air. Sehingga kadar oksigen terlarut akan berkurang dengan cepat dan akibatnya hewan-hewan seperti ikan, udang dan kerang akan mati. BOD (Biochemical Oxygen Demand) artinya kebutuhan oksigen biokima yang menunjukkan jumlah oksigen yang digunakan dalam reaksi oksidasi oleh bakteri. Sehingga makin banyak bahan organik dalam air, makin besar BOD-nya sedangkan DO akan makin rendah. COD (Chemical Oxygen Demand) sama dengan BOD, yang menunjukkan jumlah oksigen yang digunakan dalam reaksi kimia oleh bakteri.
Philodina sp. Aspidisca sp.
Dalam proses pengolahan air limbah secara biologis, keberadaan mikroorganiusme sangat berperan penting dalam keberhasilan proses pengolahan. Beberapa mikroorganisme yang berperan, antara lain :
1. Bakteri
Berperan dalam degradasi senyawa organik dan dalam pembentukan flok. Beberapa bakteri memproduksi polisakarida ekstraseluler seperti polipeptida dan asam nukleat yang membantu proses flokulasi.
2. Protozoa
Merupakan komponen yang paling banyak dalam lumpur aktif. Protozoa tersebut antara lain Sarcodina (Amoeba sp.), flagellata, dan cilliata (free swimming). Protozoa memakan senyawa-senyawa pencemar dalam limbah cair dan juga berperan dalam proses flokulasi.
3. Fungi
Tidak terdapat di lumpuraktif.
4. Filamentous bacteria
Tuntutan adanya teknologi bersih juga mempengaruhi sistem pengolahan limbah. Beberapa tahun lalu tepatnya tahun 1990-an, telah diperkenalkan adanya Teknologi Oksidasi Lanjutan atau Advanced Oxidation Processes (AOP). AOP merupakan satu atau hasil kombinasi dari beberapa proses seperti ozone, hydrogen peroxide, ultraviolet light, titanium oxide, photo catalyst, sonolysis, electron beam, electrical discharges (plasma) serta beberapa proses lainnya untuk menghasilkan hidroksil radikal. Hidroksil radikal adalah spesies aktif yang memiliki sifat radikal yang mudah bereaksi dengan senyawa organik apa saja tanpa terkecuali, terutama senyawa-senyawa organik yang selama ini sulit atau tidak dapat diuraikan dengan metode mikrobiologi atau membran filtrasi. AOP sangat tepat diaplikasikan dalam pengolahan limbah cair industi tekstil yang banyak mengandung senyawa-senyawa organik sebagai zat pewarna (dye). Teknologi AOP yang telah dikembangkan di Jepang adalah kombinasi dari ozon dan ultraviolet (Sugitomo, 2000). Kombinasi ozon dan ultraviolet sangat efektif dalam menghilangkan warna, dan bau yang terkandung dalam air limbah tekstil.
Setiap industri memiliki parameter limbah yang berbeda, sehingga uji laboratorium parameter limbahnya pun berbeda untuk masing-masing pabrik. Baku mutu suatu limbah diperlukan agar proses pengolahan yang dijalani sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, di antaranya peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Peraturan Pemerintah setempat. Dengan adanya baku mutu limbah, diharapkan hasil pengolahan limbah tersebut tidak berdampak negatif bagi lingkungan.
Referensi :
http://www.e-dukasi.net/index.php
http://en.wikipedia.org/wiki/Trickling_filter
http://www.micrographia.com/specbiol/rotife/homebdel/bdel01ph/phil2x00.htm
http://protist.i.hosei.jp/PDB/Images/Ciliophora/Aspidisca/Aspidisca